STENOGRAFI
Stenografi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari 2 (dua) kata yaitu “STENOS” yang berarti singkatan atau pendek “GRAPHEIN” yang berarti tulisan. Sehingga, stenografi memiliki arti tulisan singkat. Dalam bahasa Inggris sering disebut shorthand, dengan kata lain stenogarfi atau seno bearti pula tulisan singkat sehingga menghasilkan tulisan yang singkat atau pendek. Sedangkan orang yang menulis steno disebut stenographer.
Stenografi biasanya digunakan untuk menyalin atau menulis apa yang dikatakan oleh orang dengan cepat. Sehingga apa yang di dikte dapat langsung di tulis dengan cepat dan tepat.
Penulisan Huruf Vokal (Hidup) Stenografi
- Huruf hidup "A" ditulis dari bawah ke atas, ukurannya 1 ruang, condongnya kurang lebih 30 derajat.
- Huruf hidup "I" ditulis dari bawah ke atas, ukurannya 2 ruang, condongnya kurang lebih 60 derajat.
- Huruf "U" ditulis dari bawah ke atas, ukurannya 2 ruang, condongnya kurang lebih 30 derajat
- Huruf "E" ditulis dari kiri ke kanan mendatar pada garis, condongnya kurang lebih 60 derajat
- Huruf "O" ditulis dari kiri ke kanan mendatar pada garis, panjangnya kurang lebih 3X huruf
- Huruf hidup "I" ditulis dari bawah ke atas, ukurannya 2 ruang, condongnya kurang lebih 60 derajat.
- Huruf "U" ditulis dari bawah ke atas, ukurannya 2 ruang, condongnya kurang lebih 30 derajat
- Huruf "E" ditulis dari kiri ke kanan mendatar pada garis, condongnya kurang lebih 60 derajat
- Huruf "O" ditulis dari kiri ke kanan mendatar pada garis, panjangnya kurang lebih 3X huruf
Penulisan Huruf Konsonan (Mati) Stenografi
- Huruf “B” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya dua ruang
- Huruf “C” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya
dua ruang
- Huruf “D” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya dua ruang
- Huruf “F” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 3 ruang
- Huruf “G” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 2 ruang
- Huruf “H” penulisannya dari atas ke bawah ukurannya 1 ruang
- Huruf “J” penulisannya dari atas ke bawah , ukurannya 2 ruang
- Huruf “K” penulisannya dari atas ke bawah , ukurannya 2 ruang
- Huruf “L” penulisannya dari atas ke bawah , ukurannya 2 ruang
- Huruf “M” penulisannya dari kanan ke kiri, ukurannya 1 ruang
- Huruf “N” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 1 ruang
- Huruf “P” penulisannya dari atas ke bawah , ukurannya
2 ruang
- Huruf “Q” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 2 ½ ruang
- Huruf “R” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 1 ruang
- Huruf “S” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 2 ruang
- Huruf “T” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 2 ruang
- Huruf “V” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 3 ruang
- Huruf “W” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 3 ruang
- Huruf “X” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 1 ruang
- Huruf “Y” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 3 ruang
- Huruf “Z” penulisannya dari atas ke bawah, ukurannya 3 ruang
Adapun manfaat dari belajar stenografi ini adalah sebagai berikut :
-Untuk membuat hasil persidangan atau risalah lengkap.
-Hasil sidang notulis sidang atau panitia sidang pengadilan.
-Untuk mencatat berita atau pesan melalui pesawat telepon atau berupa sandi-sandi, baik bagi operator sekretaris maupun bagi petugas airport.
-Untuk mencatat dikte.
-Mahasiswa/siswa yang pekerjaan setiap hari menulis.
-Bagi wartawan yang bidang pekerjaannya mencari berita, menulis berita dan mewawancarai orang.
-Untuk menterjemahkan rekaman hasil sidang atau rapat, karena dengan steno dapat diterjemahkan dengan cepat.
-Untuk mencatat dan membuat catatan yang bersifat rahasia.